div id='fb-root'/>

Sabtu, 20 Juni 2015

Sajak Doa (Teks dan Terjemah) Dzikrul Ghofilin

الدعاء الشعري للحبيب أحمد بن عمر بن سميط و القصائد الدعائية للشيخ حميم جزولي
في ترتيب ذكر الغافلين لمن أحب أن يحشر مع الأولياء والصالحين

KH Hamim Jazuli (Gus Miek), Lahir 17 Agustus 1940 - Wafat 5 Juni 1993
Tidak hanya berdakwah di diskotik, lorong-lorong gelap dan hotel-hotel mewah. Beliau juga duduk di antara para hamba Tuhan dalam ritual dzikir yang khidmat. Salah satu warisan beliau yang sangat berharga adalah tradisi Sema’an Al-Quran dan Dzikrul Ghofilin. Beliaulah almarhum KH Hamim Jazuli (1940-1993) atau lebih populer dengan sapaan Gus Miek, putra KH Jazuli Usman pendiri Pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kediri.

Sayyidah Fatimah Az-Zahro Terkasih.

Malam ke 3 Ramadhan adalah wafatnya Sayyidah Fatimah Az-Zahro. Sayyidah Fatimah sangat dicintai oleh Rasulullah saw. Rasulullah saw bersabda;
“membuatku susah segala yang menyusahkan Fatimah dan membuatku senang segala yang menyenangkan Fatimah, Penguasa langit dan bumi akan menjadi murka dengan murkanya Sayyidah Fatimah dan Penguasa langit dan bumi akan menjadi Ridho dengan ridho Sayyidah Fatimah”. Jika Rasulullah saw rindu kepada surga, Rasulullah akan mencium dahi Sayyidah Fatimah karena diriwayatkan ketika Rasulullah saw memakan apel dari surga,maka dari apel itulah yang akan menjadi benih Sayyidah Fatimah pada Rasulullah, dan keluar menjadi seorang anak, yaitu Fatimah Az-Zahro.

Selasa, 09 Juni 2015

Ayo Mondok.......!!!!!!!!


Pondok pesantren pada awalnya di-setting sebagai lembaga pendidikan non-formal. Surau, Masjid dan pemondokan santri menjadi ruang aktifitas sentral para santri belajar ilmu. Ilmu yang dipelajari secara umum berkutat pada persoalan disiplin ilmu agama (baca; Islam), semisal fiqh, tasawwuf, nahwu, shorof, tauhid, tajwid dan semacamnya. Teks-teks yang jadi rujukan juga seputar kitab kuning klasik, sebuah karya cendikiawan Islam (Ulama) yang rata-rata ditulis pada abad pertengahan. Hal semacam itu membuat beberapa kalangan menjuluki kaum pesantren sebagai kaum tradisionalis.

Minggu, 10 Mei 2015

BENARKAH QURAISH SHIHAB SYI’AH?

Akhir-akhir ini pertanyaan di atas banyak dialamatkan ke saya. Mereka tahu saya berguru kepada Quraish Shihab dan bekerja di Pusat Studi Al-Qur`an (PSQ) yang didirikannya. Pertanyaan datang bertubi-tubi karena dipicu tulisan dalam kompasislam[dot]com yang mengutip pandangan salah seorang Pimpinan Pusat MUI bahwa Quraish Shihab adalah pendukung setia kelompok sesat Syiah.

Antara KH. Ahmad Dahlan Tremas dan K.H Ahmad Dahlan Muhammadiyah.

KH. Ahmad Dahlan Tremas (+1862-1911): Gurunya para ulama Falak, juga gurunya pendiri organisasi Muhammadiyah, dan ayahanda pendiri NU pertama di Bali....
Anda tahu siapa gurunya KH. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah, hingga yg terakhir ini ganti nama dari Muhammad Darwis Yogyakarta menjadi KH. Ahmad Dahlan karena mengikuti nama gurunya itu...?
Ya dialah Kiai Haji Ahmad Dahlan Tremas – dikenal pula dengan sapaan “as-Samarani” (yang bertempat tinggal di Semarang). Salah seorang ulama ahli falak keturunan pendiri Pesantren Tremas, Pacitan, Jawa Timur. Murid KH. Saleh Darat Semarang ini dikenal sebagai seorang penulis kitab ilmu falak berjudul Tadzkiratu-l-Ikhwan fi Ba’dli Tawarikhi wal A’mali-l-Falakiyati, Bulughu-l Wathar dan Natijatu-l-Miqat. 

Selasa, 21 April 2015

Belajar Agama Kok sama Budayawan, Cak NUN..!!!

Banyak yang menyebutnya sebagai kyai mbeling. Dalam  ceramahnya, Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun nggak jarang menggunakan kata-kata yang sangat rakyat jelata(ndasmu, asu, jancok, taek, dsb) dan nylekit. Yang tentu saja menyesuaikan dengan audience-nya saat itu (tidak di depan anak kecil atau semacamnya).
Cak Nun sengaja begitu agar tidak dikultuskan, tidak ingin di-wali-wali-kan oleh jamaahnya. Kalau orang yang pikirannya linier, tidak paham kontek, nggk kenal beliau..pasti bakalan berpikiran negatif, mengkafir-kafirkan.
Pernah suatu kali saat diundang di sebuah sarasehan, Cak Nun menyebutkan bahwa kita ini sesat, ulama-ulamanya sesat, semuanya sesat.
“Coba tunjukkan satu saja di Indonesia ini yang tidak sesat,” kata Cak Nun saat itu.
Mereka yang tidak kenal dan tidak terbiasa dengan omongan Cak Nun, marah besar. Terutama mereka-mereka yang masih muda.

Senin, 13 April 2015

NU "Garis Lurus" dalam pandangan Habibana Luthfi bin Yahya

Fenomena munculnya Istilah NU garis lurus hinga kini masih menjadi perbincangan sebagian kalangan. Ada sebagian kecil yang pro dengan muculnya istilah tersebut, namun mayoritas warga Nahdliyyin mengecam keras penggunaan istilah tersebut karena dampaknya sangat berbahaya bagi kerukunan dan kesatuan warga NU. Di samping itu dengan munculnya istilah NU garis lurus, ternyata menginspirasi orang - orang yang tak sukadengan NU untuk kemudian ikut - ikutan membuat istilah - istilah yang melecehkan nama besar NU, sebut saja misalnya munculnya fanpage yang menamakan dirinya " NU Protestan ".

Senin, 06 April 2015

( INDONESIA INDONESAH) NOT FOR SALE, HANDLE WITH CARE

GUS BUL: 
Sodara-sodara, apakah sampeyan sudah sepakat membubarkan Indonesia?

SANTRI: Nanti dulu Gus, interupsi! Mbok jangan ngelantur gini!
GUS BUL: 
Saya sama sekali tidak sedang melantur! Ini rumus akal sehat yang sampeyan tidak berani mengatakannya.
SANTRI: 
Lha terlintas saja ndak pernah e…apalagi mengatakan!

Minggu, 05 April 2015

MUI itu Sebenarnya Makhluk' jenis Apa?'......................

colkecut :
Kyai...' itu "SImbah Kakung" nanya Kyai..'
MUI itu makhluk' jenis apa?'......
Kyai Jarkoni :
Apaa?'..... MUI?,
eemm...."setau saya cut..'
Yaa..'mungkin sebangsa makhul jenis jadi-jadian lah Cutt..!!
DOlkecut :
Waaahh...'ngawur njenengan Kyai..
Hati-hati Lo..'
ALmarhum "Mbah Sahal mahfudz" yang NU beliau juga Ketua MUI lo..."
Kok berani-beraninya njengan ngendiko begitu..' Istighfar Kyai..!!!

Jumat, 03 April 2015

"Situs Islam itu pembodohan"

Dolkecut :
Kyai...' bagaimana pandagan njengan soal pemblokiran situs-situs Islam itu Kyai..."?"...
Kyai Jarkoni:
Emang ada situs Islam Cutt?'.... 
situs kok di-agama'kan. Dangkal...!!!!
Dolkecut :
la itu situs seperti hidayatulloh, panjimas voi islam dkk itu Kyai..".
yg di blokir atas rekomendasi BNPT, katanya kok Membahayakan gitu.
Kyai jarkoni :
Oooo...' kalo situs-situs itu kategori yg ndak mutu, dangkal, dan kadang bikin sumuk' memang'. jauuuh dari nilai Islam..".
setau saya situs-situs itu yg ngelola model orang-orang WAHABSU Cutt..!!."
Saya Justru malah curiga..' kenapa BNPT mendadak cerdas gini ya...'.
jangan-jangan mereka sering ngaji sambil cangkruan dengan para santri-santri kampung.'.