div id='fb-root'/>

Selasa, 14 Juli 2015

Siapa Anti Arab, Siapa Anti Islam?

Siapa Anti Arab, Siapa Anti Islam?

November 2012, Muhammad Michael Knight, warga Amerika yang masuk islam menuliskan sebuah esai pendek berjudu Paris Hilton in Mecca. Knight memang dikenal sebagai seorang peulis radikal karena perspektifnya tentang islam yang fundamentalis namun memiliki sikap yang toleran. Nah bingungkan? Fundamentalis tapi toleran?

Dalam artikel itu Knight mengkritisi dinasti al saud, penguasa saudi arabia, karena dianggap melanggengkan konsumerisme di Mekah. Kota paling suci umat islam. Di kota itu tulis Knight dibangun sebuah toko milik Paris Hilton. Dalam catatannya, Knight muak dengan segala konsumerisme yang membuat ibadah haji menjadi kehilangan maknanya.

Orang orang tidak lagi berhaji untuk beribadah, namun untuk kemudian pamer menggunakan i phone mereka, di sosial media, beberapa dari mereka belanja di toko toko mewah yang menjual barang barang bermerk. Komplek pertokoan itu cukup dekat dengan Ka'bah.

Pada September 2011 Jerome Taylor dari The Independent Inggris melaporkan sebuah artikel yang banyak diprotes oleh kalangan wahabi. Dalam laporan itu Jerome mengatakan bahwa ada empat suci yang akan dihancurkan untuk pelebaran komplek Mekah. Tidak hanya itu dalam laporan itu Jerome mengatakan bahwa penghancuran situs-situs bersejarah bagi umat muslim itu akan digunakan untuk pembangunan Mall dan Hotel.

Dr Irfan al-Alawi, executive director dari the Islamic Heritage Research Foundation Saudi Arabia mengatakan bahwa selama 2011 telah ada 400-500 situs bersejarah (dan mungkin suci) bagi umat islam dihancurkan dan dirusak untuk pembangunan. Dr. Irfan mengatakan di Arab Saudi hampir tidak ada yang berani bersuara melawan rezim yang menghancurkan sejarah dan situs - situs suci umat islam ini.

Penyebabnya adalah sikap Grand Mufti Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz Bin Abdullah al-Sheikh yang mengatakan bahwa tidak mensucikan tempat-tempat tertentu adalah perbuatan syirik. Maka perusakan situs-situs ini pun hampir tidak mendapatkan perlawanan sekali. Kecuali beberapa-beberapa berita minor dari kelompok masyarakat terdidik arab yang berada di luar saudi.

Contohnya seperti Makam Sayyid Imam al-Uraidhi ibn Ja‘far al-Sadiq yang dihancurkan dengan menggunakan dinamit pada 13 agustus 2002. Juga penghancuran makam paman nabi Hamza ibn ‘Abd al-Muttalib dan makam ibunda Nabi yang dibuldozer pada 1998. Tidak percaya? Silahkan riset sendiri hehe.

Rumah istri Kanjeng Nabi, Khadijah dihancurkan dan diganti menjadi, coba tebak? Yak benar toilet umum. Bayangkan, di rumah itu, rumah milik Istri Kanjeng Nabi, tempat nabi mungkin pernah tinggal dan menerima wahyu, kini berganti fungsi tidak lebih menjadi tempat untuk kencing dan berak. Tidak percaya?

November 2014 Andrew Johnson dari The Independent Inggris menuliskan esai pendek tentang penghancuran situs-situs suci di mekah. Situs yang dimaksud adalah House of Mawlid, sebuah tempat yang dianggap sebagai rumah kelahiran Nabi Muhammad. Rumah itu akan dihancurkan untuk kepentingan perluasan komplek Mekah.

Saya sedang menunggu waktu yang tepat untuk menulis soal Islam Nusantara. Namun belakangan ini orang orang di lini masa saya mulai menyebalkan dengan mengatakan bahwa Islam Nusantara anti arab. Islam Nusantara dianggap syirik karena merawat dan menziarahi makam-makam kaum saleh, sementara orang orang arab di saudi sana malah merusak makam-makam para sahabat, kerabat nabi bahkan konon makam nabi akan dipindahkan jika tetap diziarahi karena dianggap syirik.

Jadi sebenarnya siapa sebenarnya yang anti islam dan anti arab? Jika Islam Nusantara kau sebut anti arab karena berusaha mengadopsi budaya lokal untuk bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. Kau sebut apa dinasti al saud yang menghancurkan rumah kelahiran nabi dan menggantinya dengan hotel mewah dan toko-toko pakaian bermerk milik paris hilton? kemurnian tauhid?

Ayolah bercanda juga tidak setolol itu.

sumber:https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10207365716212149&set=a.2352623026025.129529.1563636231&type=1&theater

http://www.independent.co.uk/news/world/middle-east/mecca-under-threat-outrage-at-plan-to-destroy-the-birthplace-of-the-prophet-mohamed-and-replace-it-with-a-new-palace-and-luxury-malls-9857098.html

Sabtu, 20 Juni 2015

Sayyidah Fatimah Az-Zahro Terkasih.

Malam ke 3 Ramadhan adalah wafatnya Sayyidah Fatimah Az-Zahro. Sayyidah Fatimah sangat dicintai oleh Rasulullah saw. Rasulullah saw bersabda;
“membuatku susah segala yang menyusahkan Fatimah dan membuatku senang segala yang menyenangkan Fatimah, Penguasa langit dan bumi akan menjadi murka dengan murkanya Sayyidah Fatimah dan Penguasa langit dan bumi akan menjadi Ridho dengan ridho Sayyidah Fatimah”. Jika Rasulullah saw rindu kepada surga, Rasulullah akan mencium dahi Sayyidah Fatimah karena diriwayatkan ketika Rasulullah saw memakan apel dari surga,maka dari apel itulah yang akan menjadi benih Sayyidah Fatimah pada Rasulullah, dan keluar menjadi seorang anak, yaitu Fatimah Az-Zahro.

Selasa, 09 Juni 2015

Ayo Mondok.......!!!!!!!!


Pondok pesantren pada awalnya di-setting sebagai lembaga pendidikan non-formal. Surau, Masjid dan pemondokan santri menjadi ruang aktifitas sentral para santri belajar ilmu. Ilmu yang dipelajari secara umum berkutat pada persoalan disiplin ilmu agama (baca; Islam), semisal fiqh, tasawwuf, nahwu, shorof, tauhid, tajwid dan semacamnya. Teks-teks yang jadi rujukan juga seputar kitab kuning klasik, sebuah karya cendikiawan Islam (Ulama) yang rata-rata ditulis pada abad pertengahan. Hal semacam itu membuat beberapa kalangan menjuluki kaum pesantren sebagai kaum tradisionalis.

Minggu, 10 Mei 2015

BENARKAH QURAISH SHIHAB SYI’AH?

Akhir-akhir ini pertanyaan di atas banyak dialamatkan ke saya. Mereka tahu saya berguru kepada Quraish Shihab dan bekerja di Pusat Studi Al-Qur`an (PSQ) yang didirikannya. Pertanyaan datang bertubi-tubi karena dipicu tulisan dalam kompasislam[dot]com yang mengutip pandangan salah seorang Pimpinan Pusat MUI bahwa Quraish Shihab adalah pendukung setia kelompok sesat Syiah.

Antara KH. Ahmad Dahlan Tremas dan K.H Ahmad Dahlan Muhammadiyah.

KH. Ahmad Dahlan Tremas (+1862-1911): Gurunya para ulama Falak, juga gurunya pendiri organisasi Muhammadiyah, dan ayahanda pendiri NU pertama di Bali....
Anda tahu siapa gurunya KH. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah, hingga yg terakhir ini ganti nama dari Muhammad Darwis Yogyakarta menjadi KH. Ahmad Dahlan karena mengikuti nama gurunya itu...?
Ya dialah Kiai Haji Ahmad Dahlan Tremas – dikenal pula dengan sapaan “as-Samarani” (yang bertempat tinggal di Semarang). Salah seorang ulama ahli falak keturunan pendiri Pesantren Tremas, Pacitan, Jawa Timur. Murid KH. Saleh Darat Semarang ini dikenal sebagai seorang penulis kitab ilmu falak berjudul Tadzkiratu-l-Ikhwan fi Ba’dli Tawarikhi wal A’mali-l-Falakiyati, Bulughu-l Wathar dan Natijatu-l-Miqat. 

Selasa, 21 April 2015

Belajar Agama Kok sama Budayawan, Cak NUN..!!!

Banyak yang menyebutnya sebagai kyai mbeling. Dalam  ceramahnya, Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun nggak jarang menggunakan kata-kata yang sangat rakyat jelata(ndasmu, asu, jancok, taek, dsb) dan nylekit. Yang tentu saja menyesuaikan dengan audience-nya saat itu (tidak di depan anak kecil atau semacamnya).
Cak Nun sengaja begitu agar tidak dikultuskan, tidak ingin di-wali-wali-kan oleh jamaahnya. Kalau orang yang pikirannya linier, tidak paham kontek, nggk kenal beliau..pasti bakalan berpikiran negatif, mengkafir-kafirkan.
Pernah suatu kali saat diundang di sebuah sarasehan, Cak Nun menyebutkan bahwa kita ini sesat, ulama-ulamanya sesat, semuanya sesat.
“Coba tunjukkan satu saja di Indonesia ini yang tidak sesat,” kata Cak Nun saat itu.
Mereka yang tidak kenal dan tidak terbiasa dengan omongan Cak Nun, marah besar. Terutama mereka-mereka yang masih muda.

Senin, 13 April 2015

NU "Garis Lurus" dalam pandangan Habibana Luthfi bin Yahya

Fenomena munculnya Istilah NU garis lurus hinga kini masih menjadi perbincangan sebagian kalangan. Ada sebagian kecil yang pro dengan muculnya istilah tersebut, namun mayoritas warga Nahdliyyin mengecam keras penggunaan istilah tersebut karena dampaknya sangat berbahaya bagi kerukunan dan kesatuan warga NU. Di samping itu dengan munculnya istilah NU garis lurus, ternyata menginspirasi orang - orang yang tak sukadengan NU untuk kemudian ikut - ikutan membuat istilah - istilah yang melecehkan nama besar NU, sebut saja misalnya munculnya fanpage yang menamakan dirinya " NU Protestan ".

Senin, 06 April 2015

( INDONESIA INDONESAH) NOT FOR SALE, HANDLE WITH CARE

GUS BUL: 
Sodara-sodara, apakah sampeyan sudah sepakat membubarkan Indonesia?

SANTRI: Nanti dulu Gus, interupsi! Mbok jangan ngelantur gini!
GUS BUL: 
Saya sama sekali tidak sedang melantur! Ini rumus akal sehat yang sampeyan tidak berani mengatakannya.
SANTRI: 
Lha terlintas saja ndak pernah e…apalagi mengatakan!

Minggu, 05 April 2015

MUI itu Sebenarnya Makhluk' jenis Apa?'......................

colkecut :
Kyai...' itu "SImbah Kakung" nanya Kyai..'
MUI itu makhluk' jenis apa?'......
Kyai Jarkoni :
Apaa?'..... MUI?,
eemm...."setau saya cut..'
Yaa..'mungkin sebangsa makhul jenis jadi-jadian lah Cutt..!!
DOlkecut :
Waaahh...'ngawur njenengan Kyai..
Hati-hati Lo..'
ALmarhum "Mbah Sahal mahfudz" yang NU beliau juga Ketua MUI lo..."
Kok berani-beraninya njengan ngendiko begitu..' Istighfar Kyai..!!!

Jumat, 03 April 2015

"Situs Islam itu pembodohan"

Dolkecut :
Kyai...' bagaimana pandagan njengan soal pemblokiran situs-situs Islam itu Kyai..."?"...
Kyai Jarkoni:
Emang ada situs Islam Cutt?'.... 
situs kok di-agama'kan. Dangkal...!!!!
Dolkecut :
la itu situs seperti hidayatulloh, panjimas voi islam dkk itu Kyai..".
yg di blokir atas rekomendasi BNPT, katanya kok Membahayakan gitu.
Kyai jarkoni :
Oooo...' kalo situs-situs itu kategori yg ndak mutu, dangkal, dan kadang bikin sumuk' memang'. jauuuh dari nilai Islam..".
setau saya situs-situs itu yg ngelola model orang-orang WAHABSU Cutt..!!."
Saya Justru malah curiga..' kenapa BNPT mendadak cerdas gini ya...'.
jangan-jangan mereka sering ngaji sambil cangkruan dengan para santri-santri kampung.'.